Royalmix

Bagaimana Menjaga Imun Tubuh di Saat Pandemi Covid 19

Bagaimana Menjaga Imun Tubuh di Saat Pandemi Covid 19

Covid 19 atau Corona Virus merupakan salah satu virus yang menjadi pandemi saat ini dan menyerang imunitas tubuh yang lemah, Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Baca Juga  : Maanfaat Kandungan Bee Pollen Untuk Kesehatan

Virus infeksi melalui percikan dahak (droplet) dari saluran pernapasan, misalnya ketika berada di ruangan tertutup yang ramai dengan sirkulasi udara yang baik atau kontak langsung dengan tetesan.

Namun virus corona juga seperti virus pada umumnya yang hanya menyerang jika imunitas tubuh lemah. Untuk mencegahnya, maka lakukan beberapa cara berikut laporan daya tahan tubuh semakin kuat untuk menghindari tertularnya virus corona.

Istirahat Cukup

Kurangnya istirahat akan menyebabkan imunitas berkurang, termasuk jam tidur yang menyebabkan letih dan lesu sehingga daya tahan melemah. Namun tidur yang terlalu berlebihan menyebabkan badan kurang gerak dan mengurangi daya tahan tubuh. Untuk itu lakukanlah istirahat yang cukup dengan memperbanyak kuantitas dan kualitas. Orang dewasa membutuhkan waktu istirahat selama 7-8 jam per hari sedangkan remaja dan anak-anak 9-10 jam setiap harinya.

Kurangi Stres

Stress adalah salah satu pemicu tertularnya virus atau penyakit ke dalam tubuh. Jangan sampai pemberitaan virus corona maupun konten-konten di media sosial terus menerus. Stres menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang dapat menurunkan fungsi tubuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan masyarakat membaca informasi yang kredibel terkait COVID-19, seperti situs resmi dari pemerintah dan situs WHO. Batasi penggunaan media sosial yang berkaitan dengan konten hoax dan jaga selalu kesehatan mental dengan lebih mendekatkan diri denganNya.

Hentikan Merokok Dan Alkohol

Merokok sangat berkaitan erat dengan paru-paru, untuk itu segera kurangi atau hentikan kebiasaan merokok untuk mengurangi potensi infeksi virus corona. Karena virus ini juga terkait dengan pernafasan. Jika terkena infeksi paru-paru seperti bronkhitis dan pneumonia. Lalu terkena Corona, maka keadaan semakin tambah parah. Sedangkan konsumsi alkohol menurunkan daya tahan tubuh. Orang yang dalam pengaruh alkohol memiliki konsentrasi dan imunitas yang rendah.

Konsumsi Bahan Makanan Peningkat Kekebalan Tubuh

Konsumsi vitamin dan suplemen untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Namun lebih baik konsumsilah vitamin dari sumbernya langsung konsumsi vitamin olahan berbentuk tablet, pil atau minuman.

Konsumsi sumber vitamin seperti vitamin C yang berguna untuk daya tahan tubuh, bisa didapatkan dari buah jeruk dan strawberi, serta sayur bayam, paprika merah, dan brokoli. Vitamin A juga dapat meningkatkan ketahanan tubuh serta mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas bisa didapatkan dari wortel, labu kuning, dan ubi.

Selain itu, konsumsi empon-empon seperti jahe merah, kunyit, dan temulawak. Jahe merah mampu menjaga tubuh tetap hangat dan menghambat bakteri penurun imunitas.

Jaga Selalu Jangan Dehidrasi

Lebih dari 60% tubuh terdiri dari udara. Menurut WHO, kebutuhan air minum orang dewasa rata-rata sekitar 8 gelas atau 2 liter. Perbanyak minum air putih jika melakukan aktivitas berlebih seperti olah raga atau ketika cuaca panas. Kekurangan minum menyebabkan dehidrasi. Saat dehidrasi, tubuh lebih cepat lelah, daya tahan melemah, dan paparan virus bisa dengan mudah menginfeksi.

Lakukan Pola Hidup Sehat

Memiliki pola hidup dengan olah raga secara teratur sangat penting bagi kesehatan tubuh. Olah raga mempercepat kerja jantung dan memperlancar aliran darah sehingga bisa meningkatkan lemak dalam tubuh sehingga daya tahan meningkat. Manusia hanya membutuhkan olah raga minimal 150 menit setiap minggu. Lakukan olah raga secara teratur setiap hari atau dua hari sekali.