Royalmix

Hati hati dengan Toksisitas Gula atau Hiperglikemia, Berikut Cara Mencegahnya

Hati hati dengan Toksisitas Gula atau Hiperglikemia, Berikut Cara Mencegahnya

Berbagai penyebab kadar gula menjadi tinggi. Inilah yang menyebabkan toksisitas gula dalam waktu lama atau kronis. Penggunaan obat-obatan yang naik turunnya gula darah bisa disebabkan oleh beberapa hal, Stres oksidatif sepeti kondisi yang mengacu pada melimpahnya radikal bebas di dalam tubuh, Pola makan yang kurang sehat dan tidak teratur, Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat termasuk kurang aktivitas gerak atau olahraga.

Namun tidak perlu khawatir, bagaimana cara mengatasi toksisitas glukosa? Toksisitas gula darah diobati dengan menurunkan kadar gula darah. Hal ini dapat dilakukan dengan pembinaan asupan makanan, melakukan olahraga yang teratur, mendapatkan suntikan insulin, dan minum obat penurun gula darah.

Baca Juga  : Kenali Toksisitas Glukosa, Kondisi Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia) Kronis

Secara medis juga bisa mengonsumsi obat diabetes atau antioksidan, seperti metformin dan troglitazone, hal ini bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk toksisitas glukosa yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Namun, konsumsi obat-obatan tersebut tentunya harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, Anda harus terlebih dahulu melakukan dokter terlebih dahulu.

Lalu bagaimana cara mencegahnya agar lebih efektif? Berikut adalah dua cara efektif yang dapat dilakukan untuk mencegah toksisitas glukosa

Pola Makan Sehat

Untuk mencegah kerusakan risiko toksisitas glukosa yaitu dengan pengurangan kadar darah melalui pola makan yang sehat. Langkah pertama adalah dengan mengatur asupan karbohidrat. Dengan pengurangan asupan karbohidrat bukan berarti menghindari makanan yang mengandung karbo sama sekali. Pastikan untuk mengkonsumi karbohidrat dalam batas wajar.

Batas karbohidrat harian akan tergantung pada berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas, sebagai acuan, seseorang sebaiknya mengonsumsi karbohidrat sebanyak 30-75 gram karbohidrat dalam satu porsi makanan. Untuk camilan atau camilan sebaikny cukup dengan karbohidrat saja 15-30 gram untuk sekali makan. Selain itu, perbanyaklah makan makanan yang membantu mengurangi gula darah .

Mengelola Stres dengan Baik

Selain dari segi makanan, berikutnya adalah segi mental. Untuk mencegah peningkatan kenaikan gula darah pada tubuh, dihentikan pikiran yang memberatkan, hal ini dapat dilakukan dengan pengurangan stres yang dapat membantu mencegah naiknya gula darah. Tingkat stres atau kondisi mental seseorang sangat memengaruhi keseimbangan kadar gula darah. Hal ini karena stres dapat menghambat produksi insulin pada tubuh.

Jika mengalami strees, cobalah untuk menceritakan masalah yang di alami pada orang-orang terdekat atau mendekatkan diri pada sang pencipta dan lebih religius. Selain itu bisa juga melalui latihan pernafasan, latihan relaksasi lainnya. Dengan hal ini akan membantu menenangkan pikiran. Selain itu juga melakukan yoga yang tidak hanya baik untuk pengelolaan stres, tapi juga jenis olahraga yang membantu menurunkan kadar gula darah.