Royalmix

Jenis Infeksi ini Bisa Mengancam Penderita Diabetes Berisiko Tinggi

Daya tahan tubuh merupakan faktir penting untuk mencegah berbagai penyakit yang masuk kedalam tubuh. Sistem Imun atau daya tahan tubuh sebenarnya bisa dibuat sendiri dari pola hidup masing-masing orang. Hal ini adalah faktor penting untuk mencegah tubuh dari kuman penyakit. Tetapi tidak semua orang memiliki daya tahan tubuh yang mampu melindungi tubuh dari infeksi, salah satunya adalah penderita diabetes.

Peningkatan kadar gula darah yang tidak terkontrol (hiperglikemia) pada penderita diabetes, menyebabkan respons sistem imun tubuh lebih lemah dari kuman penyakit. Kondisi hiperglikemia juga cenderung menguntungkan bagi kuman, karena kadar glukosa tinggi meningkatkan kemampuan kuman untuk tumbuh dan menyebar lebih cepat didalam tubuh penderita diabetes

Baca Juga : Minuman Penurun Kadar Kolesteol yang Mudah Didapatkan Sehari-hari

Kadar gula yang tinggi juga dapat meningkatkan infeksi dengan cara menghambat aliran darah ke setiap sudut permukaan tubuh. Dengan adanya luka terbuka, infeksi lebih mudah terjadi karena nutrisi yang diperlukan untuk penyembuhan  dan melawan kuman menjadi terhambat. Permukaan kulit yang kekurangan nutrisi akan menjadi lebih mudah kering dan permukaan jaringan yang mudah dilalui kuman penyakit ke dalam tubuh.

Untuk itu penderita diabetes lebih mudah terkena berbagia jenis infeksi yang rentan dialami penderita diabetes. infeksi pada penderita diabetes lebih mudah terjadi pada kulit dan rongga hidung serta telinga pada bagian kepala namun juga mungkin terjadi pada saluran kencing bahkan pada ginjal. Berikut merupakan jenis infeksi yang sering terjadi pada penderita diabetes.

Infeksi Kulit dan Jaringan Halus

Infeksi kulit merupakan kondisi dimana penderita diabetes yang sudah sangat parah. Infeksi kulit ini disebabkan oleh matinya sel saraf dan gangguan aliran darah di bawah permukaan kulit. Infeksi kulit dapat terjadi pada bagian tubuh manapun, dan bagi penderita diabetes lebih sering terjadi pada bagian kaki.

Kondisi kaki diabetes merupakan kondisi kronis dari infeksi ini yang bermula dari munculnya lenting atau luka yang berisi cairan pada penderita diabetes. Pada dasarnya, luka tersebut dapat sembuh dengan sendirinya, namun sangat mungkin terjadi infeksi sekunder yang menyebabkannya bertambah parah.

Infeksi Rhinocerebral Mucormycosis

Infeksi Rhinocerebral Mucormycosis termasuk jenis infeksi langka. Infeksi ini terjadi karena ada beberapa mikroorganisme yang dapat ditemukan pada permukaan hidung dan sekitar sinus. Mikro organism ini dapat menyebar ke jaringan sekitarnya, terutama pembuluh darah, dengan cara merusak jaringan dan mematikan sel serta menimbulkan erosi pada tulang wajah.

Komplikasi dari infeksi ini adalah penyebaran kuman ke sekitar otak dan menimbulkan kerusakan otak. Penyakit ini muncul ketika kadar gula darah penderita tidak terkendali, terutama jika disertai rasa nyeri sekitar hidung, pembengkakan dan munculnya darah kehitaman dari area hidung.

Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kencing disebabkan munculnya bakteri pada urin, nanah dalam urin, radang pada kandung kemih  dan infeksi saluran kencing atas. Penyebabnya adalah bakteri yang menginfeksi saluran kencing terutama terjadi pada sekitar kandung kemih, dan dapat menimbulkan infeksi ginjal. Penyakit infeksi yang mengenai ginjal adalah kondisi yang fatal karena dapat menimbulkan gagal ginjal. Selain itu juga dapat meningkatkan resistensi insulin dan memicu kesulitan untuk mengatur kadar air tubuh.

Infeksi Otitis Eksterna

Infeksi otitis eksterna disebabkan oleh kuman bakteri Pseudomonas aeruginosa yang menyerang orang dewasa, rata rata mereka yang berusia diatas 35 tahun. Infeksi sering ditandai dengan rasa nyeri pada telinga dan disertai munculnya cairan yang keluar dari dalam rongga telinga. Infeksi ini sering terjadi pada saluran telinga bagian luar dan dapat menyerang ke bagian dalam telinga, terutama pada bagian tulang rawan dan tulang keras di sekitar telinga.