Royalmix

Kenali Lebih Dini Prediabetes yang Akan Memicu Diabetes

Kenaikan kadar gula dalam darah selalu dikaitkan dengna penyakit diabetes. Namun sebelum fase diabetes ada istilah yang disebut dengan prediabetes. Kondisi ini terjadi ketika naiknya kadar gula sebelum diabetes. Perbedaan dari kedua kondisi ini ada pada tingginya kadar gula dalam darah.

Pada prediabetes, terjadi lonjakan kadar gula, sehingga berada di atas normal. Meski begitu, kenaikan kadar gula darah yang terjadi belum setinggi pengidap diabetes. Dengan kata lain, prediabetes sebenarnya adalah “penanda” bahwa seseorang berisiko mengidap penyakit diabetes. Jika ditangani dengan tepat dan segera, prediabetes bisa sembuh dan tidak akan berkembang menjadi penyakit diabetes.

Mencegah Prediabetes Berkembang Menjadi Diabetes

Gejala utama diabetes adalah naiknya gula darah diatas batas normal. Dalam keadaan normal kadar gula darah puasa orang dewasa adalah kurang dari 100 mg/dl. Pada prediabetes, kadar gula darah puasa mengalami kenaikan dan bisa mencapai 100–125 mg/dl. Bila kadar gula darah puasa sudah lebih dari 125 mg/dl, maka seseorang sudah dikatakan mengidap penyakit diabetes.

Prediabetes bisa dikatakan saat glukosa yang berasal dari makanan, mulai menumpuk dalam aliran darah dan tubuh tidak bisa mengolah glukosa makanan tersebut, sehingga terjadi penumpukan. Dalam keadaan normal seharusnya tubuh mampu mengolah glukosa menjadi energi dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan pankreas. 

Baca Juga : Ingin Cepat Sembuh Pasca Operasi Caesar, Berikut Tips Bagi Calon Ibu

Prediabetes tidak menyebabkan kenaikan kadar gula yang cukup tinggi untuk dikatakan sebagai diabetes. Akan teteapi bila diabaikan bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Perlu diketahui bahwa penyakit diabetes bersifat kronis dan tidak bisa diobati. Orang yang mengidap penyakit diabetes harus selalu mendapat pengobatan dan wajib memantau kadar gula darah agar selalu stabil dan tidak berlebih.

Prediabetes umumnya tidak menunjukkan gejala tertentu, tetapi secara umum kondisi ini bisa memicu gejala seperti mudah lelah, sering merasa haus dan lapar, gangguan penglihatan, buang air kecil, serta berat badan menurun secara drastis. Kabar buruknya, banyak orang yang sering tidak menyadari bahwa ia mengidap prediabetes, bahkan hingga berkembang menjadi diabetes. Hal ini terjadi karena gejala penyakit yang muncul tidak spesifik dan sering diabaikan.

Lalu ada beberapa gejala yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang sudah mengalami penyakit diabetes, seperti mulut kering, rasa terbakar dan nyeri di kaki, gatal-gatal, perubahan mood atau suasana hati, hingga mudah tersinggung. Penyakit ini juga memicu gejala hipoglikemia reaktif dan munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan bagian tubuh lain. Untuk itu sebelum prediabetes semakin parah, seseorang yang terkena prediabetes harus makan makanan yang mengandung gula rendah